Jumat, 27 Desember 2013

tulisan -5 memanage diri



Bagaimana cara kita memanage diri kita
Apabila saya sukses nanti sebagai seorang psikolog saya akan memanajemen diri saya untuk tetap displin terhadap waktu ,dan membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga .Pada dasarnya saya seseorang yang memiliki prinsip di dalam hidup saya ,saya mulai belajar tetang mana yang  menjadi prioritas yang kurang penting sampai yang terpenting dalam hidup saya .Satuhal yang tidak boleh saya tinggal kan yaitu beribadah dan hormat kepada kedua orang tua karna tanpa beliau saya tidak akan sampai pada saat .ketika saya menjadi pisikolog saya akan mencoba seprofesional mungkin untuk membuat klien saya nanti menjadi nyaman dengan saya .
Dikaitkan kedalam teori
1.      Teori motivasi
Motivasi dapat diertikan sebagai faktor pendorong yang berasal dalam diri manusia, yang akan mempengaruhi cara bertindak seseorang.
Saya termotivasi untuk sukses dengan cara disiplin waktu dan ibadah selalu
2.      Teori drive
suatu keadaan dorongan internal muncul, individu di dorong untuk mengaturnya dalam perilaku yang akan mengarah ke tujuan yang mengurangi intensitas keadaan yang mendorong. Pada manusia dapat mencapai tujuan yang memadai yang mengurangi keadaan dorongan apabila dapat menyenangkan dan memuaskan. Jadi motivasi dapat dikatakan terdiri dari:
1. Suatu keadaan yang mendoarong
2. Perilaku yang mengarah ke tujuan yang diilhami oleh keadaan terdorong
3. Pencapaian tujuan yang memadai
4. Pengurangan dan kepusaan subjektif dan kelegaan ke tingkat tujuan yang tercapai
doronagn untuk membahagiakan kedua orang tua saya.
3.      Teori Motivasi Proses.
Teori ini berusaha agar setiap klien saya nyaman dengan saya
Daya penggeraknya adalah harapan akan diperoleh si klien . Dalam hal ini teori motivasi proses yang dikenal seperti :
a. Teori Harapan (Expectancy Theory), komponennya adalah: Harapan, Nilai (Value), dan Pertautan (Instrumentality).
b. Teori Keadilan (Equity Theory), hal ini didasarkan tindakan keadilan diseluruh lapisan serta obyektif di dalam lingkungan perusahaannya.
c. Teori Pengukuhan (Reinfocement Theory), hal ini didasarkan pada hubungan sebab-akibat dari pelaku dengan pemberian kompensasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar